Untuk mengingatkanku

Sabar itu bukan hanya dalam proses tapi sabar itu meliputi juga ketika kita mendapatkan hasil atas apa yang kita usahakan, sekalipun hasil tersebut bukan seperti yang kita rencanakan diawalnya. Rencana kita (atau lebih kepada angan-angan kita) hanyalah sebatas pada pertimbangan atas keinginan, pengalaman, pengetahuan, dan hasrat sementara saja, dan bukankah hasil yang terbaik untuk kita adalah kenyataan yang sesuai kehendak dari Yang Maha Berkehendak?. Apa yang baik menurut kita belum tentu pantas dan baik untuk kita, akan tetapi yang baik adalah ketika kita mau menyadari dan mengembalikan semua yang kita dapat asalnya adalah dari karunia Tuhan sekalipun kita menganggap hal tersebut buruk. Kita ini sesungguhnya bukan apa-apa dan tidak tahu apapun dan hanya Allah -lah Yang Maha Tahu akan sesuatu yang telah, sedang dan akan terjadi. Salahkah bila kita menganggap kita ini sedang berada dalam lintasan rencana dari Allah?, hanya Dia yang tahu akan kemana arah dari perjalanan ini, yang sepatutnya kita lakukan adalah mengikuti arus lintasan tersebut dan mengisinya dengan menjalankan petunjuk, hukum dan aturan yang telah Allah berikan kepada kita. Betapa indahnya hidup ini, setiap kejadian saling berkaitan membentuk ikatan yang kokoh tak terpisahkan layaknya rantai yang saling berpegangan tiap mata rantainya, satu dengan yang lain. Kejadian hari kemarin berkaitan dengan apa yang terjadi hari ini, bila kita merasa hari ini adalah kejadian yang buruk berarti besok masih akan ada sesuatu lagi yang berkaitan dengan hari ini."Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Lalu nikmat Tuhan yang manakah yang kau ingkari?"

0 komentar: