Iedul Fitri Ini

Pukul 04.30 wib, setelah perjalan 5 jam yang melelahkan namun begitu kunikmati, masih jelas kudengar suara takbir berkumandang mengiringi datangnya Iedul Fitri. Rasa kehilangan masih melekat dengan kuat dihatiku, rasa sesal karena tak begitu baik kumanfaatkan bulan Ramadhan untuk lebih mendekatkan diriku pada Illahi. Namun kuyakinkan hatiku untuk semakin meyakini janji Tuhanku akan kesucian yang diberikan kepada hamba-Nya, namun apakah aku termasuk didalam janji-Nya?. Tak terasa aku terbangun oleh sentuhan istriku, membangunkan aku untuk sholat Ied. Sholat Ied kali ini terasa sekali sepertinya Tuhan menyingkap satu rahasia-Nya untuku, saat aku mengangkat tanganku dan me-Maha Besarkan Ke-Esa an-Nya, kurasakan hangat saat sinar matahari pagi menyentuh punggungku, benar terasa Allah memerintahkan hamba-Nya memulai kehidupan yang fitrah dengan menyembah dan mengagungkan Kebesaran-Nya. Kusesali diriku, Tuhan pantaskah aku mejadi salah satu dari hamba yang Engkau Fitrahkan?. Aku sudah merindukan Ramadhan Tuhan. Tuhan sebelum Ramadhan datang, kumohon kepada Engkau untuk selalu mengingatkan Aku pada-Mu saat lelahku, saat senangku, saat susahku, saat lupaku, saat sibuku, saat tidurku, saat kagumku, saat malasku, saat setan dalam diriku menggodaku hingga Engkau Izinkan lagi aku untuk bertemu dengan Ramadhan-Mu. Beribu kali pun tak kan pernah cukup Tuhan tuk ungkapkan, Tuhan aku Mencintai-Mu, dan izinkanlah akan selalu seperti itu hingga akhir hidupku.

0 komentar: